Kepsek SMA 7 Pekanbaru Persentasikan Hasil Training Sain Se- Asia Tenggara Dihadapan Majelis Guru.

Kepala SMA 7 Pekanbaru Hj.Nurhafni,M.Pd mempersentasikan hasil training pendidikan dibidang sain se-Asia Tenggara yang telah diikutinya baru-baru ini di Bandung. 


Tarining SEAMEO QITEP In Science adalah salah satu Pusat diklat dan pelatihan regional yang berada dibawah Southeast Asian Ministers of Education Organisation (SEAMEO), yang bergerak di bidang pendidikan dan Pelatihan untuk para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) di bidang Sains.


Menurut Nurhafni, hari ini Senin(23/7/2018) ilmu yang diperolehnya dalam training sain tingkat Asia Tenggara tersebut( Tanggal 10-19 Juli 2018) disampikan(transper) pula kepada majelis guru. Agar pengetahuan tersebut dapat pula diaplikasikan oleh guru guna memajukan pendidikan di sekolah.


Saya ingin ilmu yang didapat selama diklat tersebut juga dapat diketahui oleh para guru. Dengan harapan dapat menambah wawasan para pendidik dan tenaga ke pendidikan di sekolah, jelasnya.


Dikatakan, dari 20 orang peserta kepala sekolah dan pengawas se Indonesia, dirinya sebagai  perwakilan dari Provinsi Riau, terpilih dan diundang untuk mengikuti diklat tersebut. 


Menurut Nurhafni, diklat tersebut hanya memiliki kuota 30 orang, dengan komposisi 20 orang peserta Indonesia (dipilih melalui seleksi oleh SEAMEO QITEP in Science) dan 10 orang peserta dari negara anggota SEAMEO/Asia Tenggara (dipilih/dinominasikan oleh Kementerian Pendidikan di negara yang bersangkutan). Adapun 10 peserta dari luar negeri berasal dari negara ASEAN yaitu Thailand, Vietnam, Timor Laste, Laos, Brunai Darusalam, Malaysia, Singapore, Myamar dan Philipina. 


Menirut Nurhafni tujuan dari diklat ini adalah untuk meningkatkan status profesional mengajar, mengurangi kesenjangan, merancang kurikulum pembelajaran abad  21, mempromosikan pengaturan pembelajaran fleksibel yang berfokus pada pertumbuhan dan mengidentifikasi serta memenuhi kebutuhan anak-anak.


Lebih jauh dijelaskannya, salah satu program untuk mewujudkan peningkatan pendidikan sains adalah meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan pengawas dengan melakukan pelatihan tentang pengawasan kelas Sains. Sedangkan materinya adalah, manajemen berbasis sekolah, pengembangan pendidikan sains abad 21, pengembangan kompetensi profesional guru, kepemimpinan dan presentasi praktek baik di sekolah dan karya tulis.


Dengan disampaikan hasil training ini diharapkan akan dapat  meningkatkan kompetensi guru dalam mengawasi pengajaran sains dan pembelajaran di kelas, harapnya optimis.


Berita Terkini
SMA 7 Pekanbaru Gelar Sosialisasi Anti Narkoba

SMA 7 Pekanbaru Gelar Sosialisasi Anti Narkoba

Sebagai upaya  antisifasi terhadap penyalahgunaan Narkotika dan obat-obatan berbahaya(Narkoba) siswa SMA 7 Pekanbaru mendapatkan soisalisasi narkoba. Sosialisasi anti narkoba ini merupakan bagaian dari program Penguatan pendidikan karakter, kata Hj.Nurhafni,M.Pd kepala SMA 7 Pekanbaru melalui WAnya, Kamis(16/8/2018).Menurut Hafni,  diperlukan sebuah langkah antisipatif,
selengkapnya »